1 juni 2012, bulan ke 6 di rangkaian tahun 2012.
bulan yang mengingatkanku pada sebuah lagu, terutama subjek yang membuatku tahu akan keberadaan lagu itu.
terimakasih hujan bulan juni, semoga aku semakin rela dan ikhlas :)
Just because we don’t talk doesn’t mean I don’t think about you. I’m just trying to distance myself because I know I can’t have you.
@damnitstrue
apakah kamu pernah merasakan saat dimana kamu ingin melupakan seseorang, namun sepertinya semesta tidak ingin agar kamu bisa dengan mudahnya melupakan orang itu?
aku pernah.
dimana-mana semuanya sepeti terhubung pada orang yang ingin kita lupakan.
bahkan yang tidak ada hubungannya bisa jadi kita hubung-hubungkan.
sulit rasanya. dan pedih.
namun tetap tidak bisa berbuat apa-apa.
mungkin dengan berdamai dan tidak berusaha melupakan orang itu adalah jalan terbaik.
karena semakin kita ingin melupakan, semakin alam bawah sadar kita memberontak untuk tetap mengingatnya.
Tuhan, tolong aku, ku tak dapat menahan rasa di dadaku. Ingin aku memiliki, namun AKU ada yang punyaaaa~
Quote asu.
Do you remember the time, when they were the simple things.
Were I just looked in to your eyes, then we’ll be connected.
(adhitia sofyan - carnival)
“Tadi saat kita keluar, aku melihatnya loh..” kata temanku ketika kami sedang asyik duduk berdua di selasar kantin sore itu.
Angin berhembus lemah, mengayun-ayunkan rambutku. Matahari pun tidak seterik siang tadi, hangat sehingga rasanya ingin bermain-main dengan kehangatannya.
Ya, aku pun juga melihatnya. Sekilas. Ia sedang bersama dengan teman-temannya, berjalan ke arahku namun aku pergi.
Aku sangat ingin menyapanya, setelah malam tadi ada perasaan yang kuat untuk sekedar mengobrol dengannya.
Membaca segala cerita yang aku torehkan pada lembaran-lembaran kertas, mengingat kembali masa-masa ketika aku dan kamu terjebak dalam sebuah kewajaran yang katamu dipaksakan.
Mungkin sampai saat ini pun aku juga masih terjebak.
Tapi aku harus tetap percaya, bahwa ini adalah sebuah proses. Proses pendewasaan diri mungkin?
“Ini memang sudah sewajarnya terjadi…” kata temanku yang menyadarkan dari lamunanku.
Ya, ini memang sudah sewajarnya terjadi, tidak perlu disesali.
Link reblogged from Lulz Time with 30,753 notes
Source: heylookitsmyblog
Photo reblogged from ONLY FUNNY POSTS WITH 10,000 NOTES OR MORE! with 22,059 notes
Ouu charleeeyy, that really hurt!
Source: ForGIFs.com
Page 1 of 18